- info@santrinasyrululum.com Senin - Sabtu, 07.00 - 24.00 WIB

Ketua PCNU Sumenep Belanja Produk Nasyrul Ulum, Olahan Ikan Jadi Sorotan di Expo Pesantren

Ketua PCNU Sumenep Belanja Produk Nasyrul Ulum, Olahan Ikan Jadi Sorotan di Expo Pesantren

SUMENEP – Produk olahan ikan yang dikembangkan Pondok Pesantren Nasyrul Ulum Aengdake, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, menarik perhatian Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep, KH. Md. Widadi Rahim, dalam gelaran Pameran Expo Kemandirian Pesantren dan UMKM NU, Jumat (23/10/2026).

Dalam kunjungannya ke stan Pondok Pesantren Nasyrul Ulum, KH. Md. Widadi Rahim berbelanja produk yang dipamerkan. Ia juga menunjukkan ketertarikan terhadap produk olahan ikan yang menjadi salah satu produk unggulan pesantren tersebut.

Momen ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Pondok Pesantren Nasyrul Ulum. Apresiasi yang hadir dalam kegiatan tersebut menjadi penyemangat untuk terus mengembangkan produk lokal yang memiliki nilai tambah dan potensi bersaing di pasar yang lebih luas.

Pameran yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026 ini berlangsung pada 22–24 Oktober 2026 di kawasan depan Labang Mesem, Kabupaten Sumenep. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pesantren dan pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk sekaligus menunjukkan potensi kemandirian ekonomi yang tumbuh di lingkungan pesantren.

Bagi Pondok Pesantren Nasyrul Ulum, keikutsertaan dalam pameran ini bukan sekadar memperkenalkan produk kepada masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa pesantren memiliki potensi besar dalam mengembangkan kreativitas, keterampilan, dan jiwa kewirausahaan.

Produk olahan ikan yang ditampilkan menjadi salah satu wujud pemanfaatan potensi perikanan untuk menghasilkan produk bernilai tambah. Melalui pengolahan yang tepat dan pengembangan usaha secara berkelanjutan, potensi lokal dapat dihadirkan dalam bentuk produk yang memiliki daya tarik bagi konsumen.

Ketertarikan Ketua PCNU Sumenep terhadap produk Nasyrul Ulum juga menjadi momentum penting untuk memperluas pengenalan produk pesantren kepada masyarakat. Dukungan dan apresiasi terhadap karya lokal diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kepercayaan diri para pengelola serta pengembangan usaha ke arah yang lebih baik.

Semangat tersebut sejalan dengan tema Hari Santri 2026, “Santri Berdaya, Pesantren Maju, Indonesia Jaya.” Santri tidak hanya dibekali ilmu agama dan pendidikan, tetapi juga didorong untuk memiliki keterampilan, kreativitas, dan kemandirian dalam menghadapi tantangan zaman.

Pondok Pesantren Nasyrul Ulum Aengdake berharap pengembangan produk olahan ikan dan berbagai potensi usaha lainnya dapat terus berkembang, sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi pesantren dan masyarakat.

Melalui momentum ini, Nasyrul Ulum menegaskan bahwa pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu dan membentuk akhlak, melainkan juga ruang tumbuhnya kreativitas, inovasi, dan kemandirian ekonomi yang berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Baca Juga